Bandung barat_Informannews.com
Kelas Ibu Hamil adalah kegiatan penyuluhan terhadap Ibu hamil serta ibu – ibu yang mempunyai balita agar dalam proses menuju persalinan juga mengurus anak dapat menjalanan pola hidup sehat, sehingga proses persalinannya dapat berlangsung dengan baik, Ibu hamilnya serta bayi yang dilahirkan juga sehat, di samping untuk mengurangi resiko kematian ibu melahirkan dan bayi yang dilahirkan.
Seperti terpantau awak media Pemerintahan Desa Bojong koneng mengadakan sosialisasi giat penyelanggaraan Pos Kesehatan Desa “Kelas Balita” di aula Desa Bojong Koneng dengan di barengi Bidan desa dari Puskesmas setempat, senin 29 September 2025.
Kepada awak media Kepala Desa Bojong koneng (Tarmaya S. Pd) menyampaikan terkait kegiatan yang sudah dilaksanakan pemerintahan Desa Bojong koneng terkait sosialisasi kelas ibu hamil.

“Alhamdulillah barusan kita sudah melaksanakan kegiatan kelas Ibu hamil (Bumil) artinya kelas ibu hamil itu program dari desa dan desa menganggarkan, kenapa dari ibu hamil tersebut di berikanlah ilmu cara merawat bayi bagi warga yang hamil,” ujarnya.
“Tujuannya adalah, satu supaya bayinya sehat dan ibunya sehat agar terhindar dari stunting, kami berupaya sekuat tenaga di desa agar masyarakat khususnya di desa Bojong koneng sehat terutama ibu yang hamil, apalagi ibu hamil yang pertama kalau tidak di bina yang belum berpengalaman cara merawat nya bagaimana nah kami mengadakan pembinaan yang narasumbernya dari Dinas Kesehatan, bisa dari bidan desa bisa dari puskesmas sesuai dari ilmunya,” tuturnya.
Masih kata tarmaya menurutnya bukan hanya sosialisasi pembinaan saja tapi pemerintah Desa juga selalu memperingatkan agar punya BPJS juga siap siaga untuk membantu proses bikin BPJS.
“Tadi kami mengingatkan juga untuk BPJS nya dari ibu hamil kami selalu mengingatkan harus punya BPJS karena BPJS itu sangat membantu sekali terutama bagi masyarakat yang ekonomi menengah ke bawah syaratnya yaitu mendaftar dulu ke desa kemudian desa mengajukan ke DTKS dari DTKS itulah usulannya untuk di sampaikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung barat,” ungkapnya.
“Harapan kami jelas supaya warga masyarakat kami sehat dan mendapat ilmu cara mendidik, merawat anak yang baik itu gimana terutama di segi proteinnya, jadi makanan 4 sehat 5 sempurna itu harus bagaimana, terkadang kita tidak memperhatikan karena memang tidak tau ilmunya,” pungkasnya.
Reporter: Asep yana.
