Berita Utama Sosial

Tumpukan Sampah di Saluran Air Rancabungur Disorot YBAI, Duta Lingkungan Jabar Ingatkan Sampah Harus Diselesaikan dari Sumber

BOGOR – INFORMANNEWS || Di tengah upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menangani permasalahan sampah, Yayasan Bentang Alam Indonesia (YBAI) menemukan tumpukan sampah di saluran air di Jalan Letkol Atang Sandjaja, Desa Pasir Gaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Temuan tersebut terlihat jelas saat tim YBAI melintas di ruas jalan tersebut. YBAI mempertanyakan mengapa pemerintah setempat membiarkan kondisi itu terjadi.

Kepala Departemen Advokasi Lingkungan YBAI yang juga Duta Lingkungan Jawa Barat Tahun 2026 delegasi Kabupaten Bogor, Siti Silva Nurzihan, mengatakan penanganan sampah tidak akan berhasil jika tidak ada kesadaran masyarakat dan dorongan pemerintah setempat.

“Penanganan permasalahan sampah bukanlah hal yang mudah, ketika tidak ada kesadaran dari masyarakat dan dorongan pemerintah setempat. Permasalahan sampah bukan hanya kewajiban pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten atau kota, tetapi juga kewajiban kecamatan, pemerintah desa, RW, RT, dan masyarakat setempat,” ujar Silva.

Silva yang aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bogor, menambahkan, Pemprov Jabar saat ini sedang berupaya maksimal menangani permasalahan sampah melalui berbagai program, kolaborasi, dan kegiatan.

Salah satunya melalui peluncuran kegiatan GRADASI di Wilayah Bandung Raya yang baru-baru ini diresmikan Pemprov Jabar. Program tersebut rencananya akan melibatkan kurang lebih 25.000 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menginstruksikan agar permasalahan sampah dapat diselesaikan dari sumber, agar terwujud lingkungan yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sesuai cita-cita Gerakan Indonesia Asri oleh pemerintah pusat.

Silva menjelaskan, YBAI merupakan lembaga yang berfokus pada isu lingkungan dengan lingkup nasional, khususnya di Jawa Barat. YBAI bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat untuk bersama-sama melakukan upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan.

“Permasalahan lingkungan khususnya sampah tidak akan selesai oleh pemerintah saja, tetapi butuh partisipasi aktif dari berbagai pihak dan elemen masyarakat,” kata Silva.

Dalam hal ini, YBAI mengambil peran sebagai bentuk kontribusi nyata melalui upaya mewujudkan lingkungan berkelanjutan dengan tiga pilar utama, yakni edukasi, aksi, dan advokasi.

Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan tim YBAI di berbagai daerah di Jawa Barat, antara lain Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan, serta Wilayah Bandung Raya yang mencakup empat wilayah kabupaten dan kota.

Silva berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin meningkat. Menurutnya, ketika lingkungan tempat tinggal bersih, kenyamanan dan keindahan akan dirasakan oleh masyarakat itu sendiri.

Ia juga mengajak dan mendorong semua pihak untuk ikut terlibat dalam upaya pelestarian alam, khususnya generasi muda, pelajar, dan mahasiswa untuk dapat menjadi agen perubahan bagi lingkungan berkelanjutan. (Ahmad Sastra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *