Sukabumi- InformanNews || Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dampal Jurig Jawa Barat. Melalui gerakan sosial bertajuk Jum’at Barokah – Saeutik Mahi, organisasi tersebut menyalurkan bantuan bagi tujuh kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Kampung Cimahi Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026). Bantuan yang disalurkan berupa dana, perlengkapan salat, serta paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda akibat musibah kebakaran beberapa hari sebelumnya.
Kebakaran tersebut menyebabkan tujuh rumah warga mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah. Para korban kini terpaksa tinggal sementara di rumah sanak saudara maupun menyewa tempat tinggal sambil berupaya membangun kembali rumah mereka secara bertahap sesuai kemampuan.
Ketua Umum LSM Dampal Jurig Jawa Barat, Irvan Azis, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan sosial kami terhadap sesama. Ketika ada masyarakat yang tertimpa musibah, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai kemampuan. Prinsipnya saeutik mahi, sedikit tetapi mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” ujar Irvan.
Menurutnya, kegiatan sosial semacam itu akan terus dilakukan tidak hanya ketika terjadi bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi, tetapi juga sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan di berbagai daerah.
Salah seorang korban, Ending Kumis, menerima langsung bantuan yang disalurkan Dampal Jurig. Rumah yang ditempatinya bersama sekitar enam anggota keluarga, termasuk anak dan menantunya, hangus terbakar. Sejumlah harta benda turut musnah, di antaranya empat unit sepeda motor, satu sepeda listrik, barang elektronik, pakaian, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Yang tersisa hanya pakaian yang melekat di badan. Setelah kejadian, kami untuk sementara ada yang tinggal bersama saudara dan ada juga yang mengontrak rumah,” kata Ending.
Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan LSM Dampal Jurig. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk meringankan beban keluarga korban, terutama dalam proses pembangunan kembali rumah yang membutuhkan banyak material.
Ending juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah memberikan bantuan setelah musibah terjadi, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dinas dan instansi terkait, komunitas hingga masyarakat secara perorangan.
Sementara itu, Irvan Azis kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu tujuh KK korban kebakaran tersebut agar dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membantu, baik secara moril maupun materil. Jangan melihat besar atau kecilnya bantuan yang diberikan. Yang paling penting adalah niat tulus dan keikhlasan kita untuk membantu sesama. Insyaallah setiap kebaikan akan menjadi amal dan Allah SWT yang akan membalasnya,” pungkasnya.(JiEnd)




