BANDUNG BARAT- INFORMANNEWS| Ketua beserta seluruh pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Jumat, 18 September 2026, menggelar doa bersama yang khidmat. Bukan untuk memohon hal-hal yang muluk-muluk, melainkan menyampaikan harapan sederhana namun mendesak: agar para pemimpin di Kabupaten Bandung Barat tidak tuli terhadap kritik, dan segera membereskan berbagai persoalan yang sudah lama menggunung.
Dalam doa yang dipanjatkan, para wartawan berharap hati Bupati, Wakil Bupati, para anggota DPRD, serta seluruh pejabat daerah dapat dibukakan.
“Ya Allah, bukakanlah hati Bupati, Wakil Bupati, para anggota DPRD, dan seluruh pejabat. Jadikanlah mereka sadar: kritik yang kami sampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan cermin agar mereka tidak terus-menerus salah langkah. Jangan biarkan mereka merasa paling benar sendirian,” demikian bunyi doa yang dipanjatkan.
Pada kesempatan tersebut, para wartawan juga secara khusus menyoroti sejumlah masalah krusial yang hingga kini masih menggantung dan belum terselesaikan: penyerapan anggaran yang dinilai janggal, transparansi yang masih tertutup, kekosongan kepala lima dinas strategis yang berlangsung berbulan-bulan, pengisian jabatan eselon II yang mayoritas diisi wajah lama, serta kebiasaan menggelar rapat di hotel mewah padahal gedung dewan sudah tersedia. Semua persoalan ini, mohon para pemimpin segera akui dan perbaiki — jangan diabaikan seolah tidak terjadi apa-apa.
Ketua Pokja Wartawan KBB kembali menegaskan pesan tersebut seusai kegiatan doa bersama.
“Kami berdoa, berikanlah keberanian kepada pemimpin kami untuk mengakui yang keliru, meluruskan yang bengkok, dan tidak menutupi aib instansi. Jangan biarkan rakyat semakin kecewa melihat anggaran dibelanjakan tanpa kejelasan, sementara urusan rakyat tertunda tanpa ada pihak yang bertanggung jawab,” tegas Ketua Pokja.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran media bukanlah bentuk permusuhan terhadap pemerintah.
“Kami bukan musuh pemerintah. Kami adalah mata dan suara rakyat yang cemas jika Kabupaten Bandung Barat terus berjalan tanpa arah. Semoga doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan menjadi pemicu nyata perubahan yang segera dirasakan oleh seluruh warga Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya.
Narasumber / Pewarta: Ketua Pokja Wartawan KBB / Tim Redaksi Pokja Wartawan KBB




