Berita Utama

KMP VIRGO TRANSPORT 8 TERBALIK DI LAUT JAWA! 130 ORANG MASIH HILANG, SAR DIIKERAHKAN BESAR-BESARAN

BANJARMASIN, 13 September 2026 — Kecelakaan laut mengguncang perairan Laut Jawa. KMP Virgo Transport 8 dilaporkan terbalik setelah mengalami kemiringan ekstrem akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di sekitar perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026) dini hari.

Kapal Ro-Ro berbobot 8.540 GT itu sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9/2026), dengan tujuan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Kondisi darurat disebut terjadi sekitar pukul 01.00–02.00 WITA. Kapal dilaporkan miring ke kiri secara cepat sebelum akhirnya terbalik.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin menerima laporan kehilangan kontak (lost contact) sekitar pukul 04.10 WITA dari operator kapal, PT Virgo Karya Shipping.

243 Orang di Dalam Kapal

Berdasarkan data manifes, terdapat 243 orang di atas kapal, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja atau pengikut kapal, 60 penumpang umum termasuk anak-anak, serta 126 sopir dan kernet logistik.

Selain itu, kapal juga membawa 89 unit kendaraan.

Besarnya jumlah orang yang berada di dalam kapal membuat proses pencarian dan evakuasi menjadi operasi besar yang melibatkan berbagai unsur.

107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Masih Dicari

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, Kementerian Perhubungan dan unsur maritim lainnya langsung bergerak melakukan penyisiran.

Sejumlah kapal dan armada udara dikerahkan, termasuk KN SAR Laksmana 241, KN SAR Wisanggeni, pesawat CN-235 MPA TNI AL, helikopter, kapal tanker Pertamina MT Mauhaw IX, tugboat hingga bantuan nelayan setempat.

Hingga Minggu petang, 107 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka kemudian dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Pelabuhan Tuban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, enam orang ditemukan meninggal dunia.

Yang paling mengkhawatirkan, 130 orang lainnya masih dalam pencarian.

Tim SAR terus memperluas penyisiran di sekitar lokasi terakhir kapal dilaporkan terbalik. Operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung dengan mengoptimalkan unsur laut maupun udara.

Posko Krisis Dibuka

Kementerian Perhubungan bersama operator kapal juga telah mendirikan Posko SAR Utama/Krisis Center di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Posko tersebut menjadi pusat informasi bagi keluarga korban untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai data manifes maupun proses evakuasi.

Petugas SAR memastikan operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.

Data korban masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian dan evakuasi.

(red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *