KOTA BEKASI – InformanNews|| Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan target penataan infrastruktur Kota Bekasi dalam tiga tahun ke depan. Salah satu fokus utama pemerintah adalah membenahi kabel udara yang selama ini masih semrawut melalui pembangunan ducting atau jaringan kabel bawah tanah.
Hal tersebut disampaikan Tri usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Nurul Ittihad, Aren Jaya, Bekasi Timur, Jumat (11/9/2026).
Menurut Tri, pembangunan dan penataan Kota Bekasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, sejumlah program infrastruktur terus didorong, mulai dari pembangunan jalan, penataan kawasan Pasar Baru, hingga pembenahan jaringan telekomunikasi.
Dalam waktu sekitar dua minggu ke depan, pengerjaan ducting akan dimulai di kawasan Perumnas 3. Penataan tersebut ditargetkan membuat kawasan mulai dari bagian depan hingga belakang Perumnas 3 lebih rapi dan terbebas dari kabel udara yang semrawut serta tiang yang tidak tertata.
“Kita ingin secara bertahap seluruh wilayah Kota Bekasi lebih tertata. Targetnya tiga tahun ke depan kabel-kabel yang semrawut bisa kita benahi, sehingga kota menjadi lebih aman, nyaman, dan memiliki wajah yang lebih baik,” kata Tri.
Selain penataan kabel, Pemerintah Kota Bekasi juga tengah menyiapkan pembangunan fisik Flyover Bulak Kapal. Proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut disebut telah rampung dengan anggaran sekitar Rp120 miliar.
Pengerjaan fisik Flyover Bulak Kapal direncanakan mulai Oktober 2026.
Di kawasan lain, Pemkot Bekasi juga melanjutkan penataan Pasar Baru. Para pedagang yang berada di luar area pasar diarahkan masuk ke area rooftop maupun bagian dalam pasar yang telah direnovasi.
Untuk mendukung aktivitas pedagang dan masyarakat, sejumlah fasilitas juga disiapkan. Di antaranya pemasangan awning di rooftop serta perencanaan lift untuk mempermudah akses menuju area pasar.
Jalan Prof. Moh. Yamin yang berada di kawasan Pasar Baru juga direncanakan segera dilakukan pengaspalan. Penataan ini diharapkan mampu menciptakan kawasan pasar yang lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.
“Apa yang kita usahakan dan rencanakan ini pada akhirnya harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kita ingin pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi benar-benar memberikan kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat,” ujar Tri.
Tri juga meminta masyarakat ikut mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena keberhasilan pembangunan membutuhkan doa, dukungan, dan kerja sama masyarakat.
Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh program dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. (Rosyadi-Red)




