Berita Utama Daerah

Muscab IV APDESI Bandung Barat Jadi Ajang Taruhan Akuntabilitas Pemerintahan

BANDUNG BARAT, INFORMANNEWS –
Forum Musyawarah Cabang (Muscab) IV Asosiasi PemerintahDesa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi digelar. Acara inibukan sekadar ajang suksesi kepemimpinan, melainkan menjadi momentum krusial untuk menegakkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan desa guna meminimalisasi celah penyimpangan hukum dan penyalahgunaan wewenang di tingkat akar rumput Rabu 09/09/2026.

Plt. Ketua APDESI Kabupaten Bandung Barat, Agus Karyana, S.T., dalam sambutan resminya menegaskan bahwa kepala desa memegang peranan vital bukan hanya sebagai pimpinan administratif, tetapi sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas penyelenggaraan negara.

“Pemerintah desa harus menjadi garda terdepan dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang jujur dan akuntabel. Harmonisasi terhadap kesejahteraan masyarakat desa adalah fondasi utama kemajuan daerah,” tegas Agus di hadapan jajaran pemerintah daerah dan aparat desa yang hadir.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemajuan dan kesejahteraan desa adalah indikator mutlak bagi kemajuan Kabupaten Bandung Barat secara keseluruhan.

Penyelenggaraan Muscab IV ini dipastikan berjalan dibawah pengawasan ketat Obar Sobarna selaku Ketua Panitia Pelaksana.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan strategis, termasuk Bupati Bandung Barat beserta jajarannya, Kepala DPMPD, perwakilan DPD Provinsi Jawa Barat, jajaran Camat se-Kabupaten Bandung Barat, serta 16 Kepala Desa utusan dari Dewan Pengurus Kecamatan (DPK)se-KBB. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini mengindikasikan tingginya pengawasan terhadap jalannya suksesi di tubuh APDESI.

Agus Karyana menyadari bahwa proses musyawarah ini tidak lepas dari berbagai dinamika danpotensi kekurangan. Namun, pihak penyelenggara secara terbuka memberikan ruang bagi perbaikan.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang telah memfasilitasi jalannya acaraini, mengingat tanpa dukungan pemerintah daerah, konsolidasi tata kelola desa ini akan sulit terwujud.

Fokus utama dari Muscab IV ini adalah menghasilkan keputusan-keputusan strategis serta memilih kepengurusan baru APDESI KBB untuk periode 2026–2031 yang solid, berwibawa, dan bebas daricacat hukum.

“Besar harapan kami, musyawarah ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis serta kepengurusan baru yang mampu membawa APDESI ini menjadi lebihsolid,” ujar Agus Karyana menutup pernyataannya.

Redaksi Media Informannews akan terus memantau hasil dari Muscab IV ini, khususnya terkait rekam jejak dan komitmen kepengurusan baru dalam menjaga transparansi anggaran dana desa, demi mewujudkan pemerintahan desa di Bandung Barat yang bersih dan terhindar dari tindak pidanakorupsi.

AC – DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *