Guna Memperkuat Sinergi Antar Lembaga Dalam Program PSN ATR/BPN Sambangi Kejari Cimahi

Cimahi – Informannews

Sebagai upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), Kepala Kantah Kota Cimahi Andi Pratama Putra, S.T,  melakukan kordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi .pada Kamis (22/05/2025)

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kordinasi dan kerja sama dalam rangka mempercepat penyelesaian berbagai program yang berkaitan dengan pertanahan, serta memperkuat aspek hukum dan pengawasan dalam implementasinya.

” Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Kementrian ATR/BPN dengan Kejaksaan RI dalam menciptakan tata kelola pertanahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan . Dalam pertemuan di bahas sejumlah isu strategis, termasuk penyelesaian sengketa tanah, percepatan sertifikasi aset pemerintah, serta pengamanan aset negara dari potensi permasalahan hukum.” ungkap kepala Kantah.

Melalui sinergi ini, di harapkan hambatan dalam pelaksaan perogram strategis, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap(PTSL), Reporma Agraria, dan program sertifikasi aset dapat diminimalkan dengan pendekatan kordinatif lintas sektoral.” Lanjutnya.

Kepala Kantah Kota Cimahi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang di berikan oleh Kejaksaan Negeri Cimahi dan berharap kerjasama ini dapat terus di tingkatkan demi tercapainya tujuan pembangunan nasional di bidang pertanahan secara optimal.

Tim Liputan : IN

Panglima TNI Apresiasi Peran Babinsa Kodam V/Brawijaya, Dorong Sinergi untuk Indonesia Emas

Informannews.com
 
JAKARTA,|| – Puspen) Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pengarahan kepada aparat kewilayahan jajaran Kodam V/Brawijaya, bertempat di Grand Fullerton Ballroom, Jl. Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (22/05/2025). Dalam kunjungan kerja ini, Panglima TNI menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di lapangan, yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan masyarakat.
 
“Babinsa bukan hanya prajurit biasa, tetapi juga pemimpin, pelindung, dan pengayom masyarakat di tingkat desa. Babinsa hadir dalam setiap masalah rakyat, dari urusan pertanian, keamanan lingkungan, hingga penanganan bencana. Dedikasi dan pengabdian Babinsa adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah,” ujarnya.
 
Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi atas kinerja para Babinsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai program pembangunan. Sebagai bentuk penghargaan, beliau memberikan hadiah umrah kepada Babinsa yang akan memasuki masa pensiun, serta kepada prajurit dan putra-putri mereka yang meraih prestasi akademik maupun non-akademik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan moril dan semangat prajurit dalam menjalankan tugas.
 
Sejumlah program unggulan Kodam V/Brawijaya berhasil dilaksanakan berkat keterlibatan aktif Babinsa, di antaranya TNI AD Manunggal Air, ketahanan pangan, serap gabah, RTLH, jambanisasi, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG). Khusus program Manunggal Air, Kodam telah membangun 160 unit sarana air bersih pada tahun 2025, dan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) telah melampaui 1 juta hektare di wilayah Jawa Timur.
 
Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen TNI dalam mengawal pembangunan nasional dari desa hingga pusat. Melalui Babinsa yang hadir di tengah rakyat, TNI siap menjadi motor penggerak kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
 
tniprima ,tnipatriotnkri ,nkrihargamati tnikuatrakyatbermartabat
 
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoad

Fonk – Red

Dampak Galian Pasir Galunggung Ratusan Petani Ikan Merasa Dirugikan, Berharap KDM Turun Tangan

Tasikmalaya, Informannews.com
Dampak penambangan pasir di sekitar Gunung Galunggung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Pada kembang, Kab.Tasikmalaya, adalah dampak negatif bagi lingkungan, seperti pendangkalan sungai, rusaknya drainase pertanian, dan pencemaran air oleh limbah tambang. Selain itu, penambangan juga dapat menyebabkan lahan kritis dan penurunan fungsi konservasi karena merupakan daerah resapan air. Dampak sosial-ekonomi juga dirasakan, seperti hilangnya lahan pertanian dan dampak negatif terhadap pendapatan masyarakat.

Pantauan di lokasi, puluhan titik tambang mulai dari kaki gunung sampai hulu sungai terlihat dikerumuni alat berat yang tengah digunakan untuk aktivitas tambang. Bahkan, pinggiran sungai yang tadinya dialiri air dijadikan jalan untuk lalu lalang truk pengangkut pasir. Sungai terlihat mengalami pendangkalan dan volume aliran air menyempit.

Dampaknya terjadi kepada para ratusan petani ikan banyak ikan-ikan yang mati karena air yang datang ke kolam para petani ikan dari galian pasir pada kotor keruh juga pesawahan warga kena lumpur.

Menurut salah seorang petani ikan budi daya ikan (Yayat suryat) jika di musim hujan air jadi kotor akibat dari galian pasir Galunggung, jauh berbeda dari dulu semenjak belum ada galian pasir, dulu sebelum ada galian pasir, walau turun hujan besar air dari Galunggung tetap jernih sekarang musim kemarau saja air datang dari Galunggung keruh dan kotor,” ucapnya kamis 22 Mei 2025.

Masih kata yayat semua petani kelompok ikan juga pesawahan di Desa Mekarjaya sekitarnya merasa di rugikan karena banyak yang gagal panen.

“Kami sebagai peternak ikan merasa di rugikan dan masyarakat peternak ikan yang lainnya juga disini merasa di rugikan karena ada galian pasir Galunggung dan bukan para petani ikan saja pesawahan juga pada rugi karena kena lumpur,” ujarnya

Masih kata yayat berharap Pak Gubernur Dedi Mulyadi agar turun ke lokasi Galian pasir Galunggung karena disini banyak Galian pasir Galunggung yang tanpa izin cuma numpang ke yang lain,” imbuhnya.

Dari kami kelompok perbenihan ikan larva nilem dan ikan mas dari Desa mekarjaya, Galunggung sangat dirugikan, tolong sekali lagi kepada Pak Dedi kami mohon segera kontrol,” pungkasnya.

Penulis: Asep yana