Pemekaran Desa Baranangsiang Menuju Pembangunan yang Berkelanjutan

Bandung, Informannews.com
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan layanan publik dan memaksimalkan potensi Daerah serta meningkatkan daya saing Desa, Desa Baranangsiang di Kabupaten Bandung Barat tengah memperjuangkan pemekaran Desa. Proses ini telah melalui berbagai tahapan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan perempuan.

Pemekaran Desa ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan dasar hukum bagi pembentukan dan pengembangan Desa. selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 juga menjadi acuan dalam proses ini. Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa juga memberikan regulasi yang mendukung pemekaran Desa, termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembentukan dan Pengembangan Desa.

Ketika ditemui team Media dikediamannya, Mukhamad Husen, tokoh masyarakat yang aktif memperjuangkan pemekaran Desa Baranangsiang, menjelaskan bahwa proses ini telah dimulai sejak tiga tahun lalu, Sabtu 05/07/2025.

“Kami telah melakukan musyawarah dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, agama, hingga perempuan, selanjutnya, kami melanjutkan musyawarah tingkat Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten,” ungkap Husen.

Saat ini menurutnyai, proses pemekaran telah sampai ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat.

Husen menambahkan, meskipun semua tahapan telah dilalui, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan respon positif terhadap usulan pemekaran ini, mengingat jumlah penduduk Desa Baranangsiang yang mencapai 10.703 jiwa berdasarkan data BPS tahun 2023,” jelasnya.

Desa Baranangsiang memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang wisata, pertanian, dan perkebunan. Dengan luas wilayah yang memadai, pemekaran Desa diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Potensi wisata yang ada, seperti keindahan alam dan budaya lokal, dapat menjadi aset berharga yang mendukung perekonomian Desa, selain itu, sektor pertanian dan perkebunan yang sudah ada dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan petani.

Dengan pemekaran Desa, diharapkan akan ada perhatian lebih dari pemerintah dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Baranangsiang. “Kami percaya bahwa dengan pemekaran ini, Desa Baranangsiang akan lebih mandiri dan mampu mengelola potensi yang ada untuk kesejahteraan bersama,” tutup Husen.

(Asep Yana)

Anggota DPR RI H Cucun Ahmad Syamsulrijal Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Di Bandung Barat

KBB- Infomannewa || Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, dengan semangat “Kerja Keras Bebas Cemas,” melaksanakan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di gedung Surya arena Cihampelas jalan ciraden kecamatan Cihampelas saptu (05/07/2025)

Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan, termasuk buruh, petani, pedagang, dan kuli bangunan .

Dalam sambutannya, Cucun menekankan bahwa perlindungan ketenagakerjaan merupakan hak setiap warga negara Indonesia, terlepas dari sektor formal atau informal tempat mereka bekerja.

“Kita ingin semua pekerja, baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak, bisa tidur nyenyak tanpa cemas akan risiko pekerjaan. Negara harus hadir melalui BPJS Ketenagakerjaan, tegasnya kepada wartawan.sat di Wawan cara ucapnya menambahkan bahwa tanpa jaminan sosial, keluarga yang ditinggalkan pekerja yang mengalami musibah dapat jatuh dalam kemiskinan, sehingga BPJS Ketenagakerjaan berperan vital sebagai penyangga ekonomi dan sosial.

Cucun mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif untuk memastikan jangkauan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan merata,Bahkan mereka yang bekerja sebagai pasukan kebersihan, tukang parkir, hingga ibu-ibu yang membuka dapur umum, semuanya harus bisa terdaftar, jelasnya.

“Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi seluruh pekerja, agar mereka tidak bekerja keras tanpa jaminan keamanan finansial saat menghadapi musibah.

Lebih lanjut, Cucun menjelaskan peran DPR RI tidak hanya sebatas legislasi, tetapi juga pengawasan pelaksanaan program di lapangan. Revisi undang-undang, menurutnya, telah memberikan landasan hukum layanan digital dan transparansi sistem klaim.

Sosialisasi tersebut tidak hanya berupa penyampaian informasi. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi, mendaftar, dan berdiskusi langsung mengenai program-program BPJS Ketenagakerjaan.Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam memperluas perlindungan sosial bagi seluruh masarakat .

Di Balik Kerja Keras dan Rasa Cemas Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Sebagai Pelindung

KBB sosialisasi BPJS ketenaga kerjaan 5 Juli 2025 – Di tengah tuntutan pekerjaan yang tinggi dan tekanan ekonomi yang terus meningkat, banyak pekerja di Indonesia harus menghadapi hari-hari penuh kerja keras dan rasa cemas akan masa depan mereka. Risiko kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan, hingga ketidakpastian hari tua kerap menghantui pikiran para buruh dan karyawan.

Namun, di balik itu semua, BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai jaring pengaman sosial bagi para pekerja. Program-program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) menjadi bentuk perlindungan nyata bagi jutaan pekerja di Indonesia.

“ Budi Saya bekerja di proyek konstruksi, dan setiap hari saya harus hati-hati. Dulu saya selalu khawatir kalau terjadi kecelakaan, saya tidak tahu bagaimana nasib keluarga saya. Tapi sekarang saya lebih tenang karena terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Budi, seorang pekerja bangunan di Cihampelas

Cucun Tak hanya memberikan perlindungan finansial saat terjadi risiko kerja, BPJS Ketenagakerjaan juga aktif memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan penempatan kerja bagi peserta yang kehilangan pekerjaan. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi kecemasan para pekerja dalam menghadapi ketidakpastian dunia kerja.ujar pa cucun

Dengan kerja keras yang terus dilakukan para pekerja Indonesia, peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga perlindungan sosial menjadi sangat vital. Harapannya, para pekerja dapat merasa lebih aman, fokus, dan sejahtera dalam menjalani profesinyah.

Redaksi IN

Pemerintah Kecamatan Cipeundeuy Gelar Pesta Rakyat Dalam Peringatan HUT KBB Ke- 18

KBB- Informannews || Peringatan HUT KBB Secara Serentak digelar di 16 Kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) dimana setiap Kecamatan menggelar kegiatan pesta Rakyat yang di isi dengan berbagai acara.

Salah satunya yang menggelar kegiatan tersebut ialah Kecamatan Cipeundeuy, dimana pemerintah Kecamatan yang dipimpin oleh Camatnya Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si melaksanakan kegiatan milangkala KBB Ke- 18 dengan menampilkan berbagai kesenian. Pada Sabtu ( 05/07/2025 ) yang bertelokasi di Lapangan Kantor Kecamatan Cipeundeuy, Jl. Raya Cipeundeuy – Rajamandala no.513 Desa Cipeundeuy Kp. Margaluyu Rt.001 Rw. 011.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Forkompimcam Cipeundeuy yang diantaranya, Drs. Agus Ganjar Hidayat, M.Si (Camat Cipeundeuy). AKP Suandi (Kapolsek Cipeundeuy) Kapt Inf Sudjana (Danramil 0906/Cipeundeuy) Drs Dadang Agus (Ketua PGRI Cabang Cipeundeuy) serta Kepala Desa Se Kecamatan Cipeundeuy, Puskesmas Cipeundeuy, Para Kanit dan Anggota Polsek Cipeundeuy, Anggota Koramil Cipeundeuy, serta para tokoh Pemuda juga, Masyarakat juga Agama.

Dalam Sambutannya Camat Cipeundeuy mengucapkan. Terimakasih Kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Pesta rakyat pada hari ini.

” Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat yang ke 18 tahun, yang serentak di Laksanakan diseluruh Kecamatan di Kab Bandung Barat.” Ungkapnya.

“Setelah Tadi kita melaksanakan Senam Bugar ada kegiatan lainnya dalam Kegiatan Hari Ini diantaranya, Kaulinan barudak. Festival Olahraga Tradisional, balakecrakan, Panggung Seni budaya, Karaoke dan Acara puncak Penampilan Pencak Silat yg akan di laksanakan Nanti malam. Selain Itu, ada juga Pemeriksaan Kesehatan gratis tetapi ibu/bapak Harus membawa KTP Karena ini akan langsung dilaporkan ke kementerian kesehatan dan nanti ada hasilnya melalui Wa.” Tandasnya.

Selanjutnya Camat Agus mengajak kepada semua agar Masyarakat dalam rangka hari ulang tahun kabupaten Bandung Barat berpartisipasi aktif.

Agus juga mengajak Kepada Forkompimcam untuk makan bersama dengan membuka timbel yang di bawa oleh warga

” Pak Kapolsek ya meskipun bagaimana mereka ini datang dengan membawa timbel nanti kita balakecrakan sarapan bersama membuka timbel. Alhamdulillah ini mungkin akan ada masuk ke dalam rekor dinas, Balakecrakan kita makan bersama dengan masyarakat salah satu contohnya ini adalah timbel meledak.” Ungkapnya.

Terakhir Camat Agus berharap ” Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini kita senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan dalam kehidupan kita masing-masing, dan untuk kehidupan kita bersama saya berharap seluruh rangkaian kegiatan bisa diikuti dengan baik.”Tutupnya.

Reporter: Awing