Wisata Situ Ciburuy Sepi Pengunjung, Pemdes Ciburuy Desak Kelola Penuh Situ Ciburuy

Ciburuy, Informannews.com
Bandung Barat Setelah diguyur dana revitalisasi hingga puluhan miliar rupiah, Situ Ciburuy di Kabupaten Bandung Barat justru mengalami penurunan kunjungan wisata dan minim perawatan. Pemerintah Desa (Pemdes) Ciburuy pun angkat bicara, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk memberikan kewenangan sewa kelola penuh atas destinasi legendaris tersebut.

“Situ Ciburuy adalah warisan leluhur kami, dan kami tidak ingin hanya jadi penonton. Kami siap mengelola langsung, bahkan 100 persen, agar dapat meningkatkan fasilitas, menarik wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat,” tegas Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah saat ditemui di lokasi wisata Situ Ciburuy. Selasa (01/7/2025).

“Proyek revitalisasi Situ Ciburuy yang dimulai sejak 2019 menelan anggaran total lebih dari Rp34,7 miliar. Data dari LPSE Jawa Barat mencatat:

  • 2019: Rp2,7 miliar untuk penataan dan revitalisasi awal
  • 2020: Rp1,3 miliar untuk manajemen konstruksi
  • 2021: Rp1,3 miliar untuk manajemen konstruksi tahap dua
  • Ditambah kontrak utama Rp29,4 miliar
    Namun, hasil yang dijanjikan tak kunjung nyata. Sejak diresmikan oleh mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, kawasan Situ Ciburuy justru terlihat terbengkalai dan kehilangan daya tariknya.

“Warung-warung warga dulu bisa buka leluasa, sekarang dipindahkan ke kios kecil, hanya 2–3 meter persegi. Mereka kesulitan berkembang. Ini bukan pemberdayaan, tapi pembatasan,” keluh Firmansyah.

Sebagai bentuk solusi, Pemdes Ciburuy menawarkan konsep pengelolaan berbasis digitalisasi dan pemberdayaan UMKM. Firmansyah memaparkan rencana sistem e-ticketing, promosi digital, aplikasi wisata, hingga fasilitas spot foto, taman bermain anak, dan ruang pertunjukan seni.

“Digitalisasi bukan soal siap atau tidak, tapi ini alat bantu untuk menarik wisatawan dan mengelola dengan efisien. Kami ingin mengubah wajah Situ Ciburuy dari sekadar tempat makan dan naik perahu menjadi destinasi yang unik dan berdaya saing,” ujarnya optimistis.

Selain masalah UMKM, revitalisasi juga mematikan peran seniman lokal. Firmansyah menyoroti hilangnya panggung seni yang dulu rutin dipakai untuk pentas budaya.

“Seniman kami kehilangan panggung. Sekarang banyak dari mereka yang beralih profesi menjadi buruh harian. Ini menyedihkan, karena seni adalah identitas kami di wilayah Situ Ciburuy,” ungkapnya.

Pemdes berharap agar panggung seni bisa dibangun kembali, sesuai janji awal Pemprov Jabar yang hingga kini belum terealisasi.

Firmansyah menegaskan bahwa desakan pengelolaan bukan bentuk perlawanan terhadap Pemprov, melainkan ajakan kolaborasi demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik untuk desa maupun provinsi.

“Kami tidak menantang. Justru ingin duduk bersama. Berapa yang bisa kami setorkan untuk jadi PAD provinsi, mari kita hitung bersama,” ujarnya.

Firmansyah juga menambahkan dan menyampaikan harapan agar Gubernur Jawa Barat saat ini, Dedi Mulyadi, atau yang akrab disapa “Kang Dedi Mulyadi (KDM)” bisa turun langsung melihat kondisi Situ Ciburuy.

“Kalau sampai Kang Dedi atau Bapak Aing bisa datang ke sini, itu sangat kami harapkan. Kami ingin menunjukkan langsung bahwa Situ Ciburuy butuh perhatian, bukan sekadar proyek,” tutup Kades Ciburuy.

Tim Informan news.

Wabup KBB Asep Ismail Tinjau Program Launching Bersih- Bersih 165 Desa

Bandung Barat- Informannews || Launching kegiatan beberesih serentak di seratus 165 Desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) Wakil Bupati (Wabup) H. Asep Ismail melakukan pengontrolan dibeerapa Desa. Pada pagi hari Wabup melakukan peninjauanan di Desa Gudang Kahuripan Kecamatan Lembang dan dilanjutkan ke Desa Mekar Mukti Kecamatan Cihampelas. Pada Minggu (29/06/2025)

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Asep Ismail didampingi Kadis DPMD, Dudi Supriadi S.aos, Kadis LH, Camat Cihampelas Agus Rudianto S sos, Kapolsek Cililin, AKP, D, S, M Andriani, juga Danramil Cililin Kavten Inf Arif Fahrudin, juga Kepala Desa Mekar Mukti Andrian S.H.

Menurut Wabup KBB H Asep Ismail mengatakan.”kegiatan mengontrol bersih-bersih Desa Diawal Di Gudang Kahuripan pada pagi tadi, terus ke Desa Citapen dan Alhamdulillah disana warga sangat antusias dalam giat beberesih dan disini ( Desa Mekar Mukti) hal yang sama juga ditunjukkan oleh Masyarakat untuk bergotong royong melakukan pembersihan lingkungan.” Ucapnya.

” Saya ucapkan terima kasih kepada Muspika Muspida, Camat Cihampelas, Kapolsek Danramil juga Kepala Desa yang telah turut serta dalam giat bersih- bersih Desa. menindak lanjuti intruksi dan arahan dari Pak Bupati terkait beberesih desa ini. Mudah- mudahan 165 Desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat ini  serentak dalam melaksana kan giat beberesih Desa.” ungkap Wabup

Lebih lanjut H Asep Ismail menjelaskan,” Jadi intinya bukan haya lounching beberesih desa dalam rangka menyambut hari jadi KBB yang ke 18 tahun saja, semoga ini mejadi momentum giat rutin untuk seterusnya di galakan tiap Kecamatan dan Desa. Intinya Pak Bupati dan Pak Wabup mengajak seluruh Camat  Muspika dan Kades  beserta waganya supaya bersih- bersih dijadikan giat rutin disetiap hari Minggu, dan kami selaku bupati dan wakil bupati KBB mengucapkan bayak terima kasih pada seluruh muspika dan kepala desa yang telah melaksanakan kegiatan desa bersih.” pungkasnya.

Tim Liputan IN

Warga RW 01 Desa Ngamprah Antusias Gotong-royong Bhakti Sosial Bersihkan Sampah, Ucapan Terimakasih Ketua RT 02 Sebagai Panitia Bhakti Sosial.

Ngamprah, informannews.com
Situasi saat ini, masalah sampah telah menjadi masalah global yang semakin memburuk setiap tahunnya. Sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, mengancam kesehatan manusia, dan merusak keindahan lingkungan, masalah sampah juga menjadi salah satu masalah utama yang perlu segera diatasi. Karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan bakti sosial membersihkan sampah.

Kegiatan bakti sosial ini dapat melibatkan masyarakat secara langsung untuk membersihkan lingkungan sekitar mereka, sehingga mereka dapat melihat langsung dampak dari kebersihan lingkungan dan terciptanya kesadaran dalam menjaga lingkungan.

Seperti terjadi di Kampung Ngamprah Warga Masyarakat RW 01 Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, KBB, Sangat antusias dalam peduli kebersihan lingkungan untuk memerangi sampah melalui program bakti sosial pada akhir bulan merupakan agenda yang telah direncanakan.

Kegiatan Bhakti sosial bersih-bersih lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua RT 2 (U Caryana) dan turut dilaksanakan oleh warga masyarakat RW 01..

“Dimana partisipan yang hadir pada kegiatan bakti sosial ini yaitu dari pihak warga setempat serta kami selaku panitia yang mengadakan kegiatan,” ujarnya.

“Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan membantu pemerintah dalam menangani masalah sampah. Selain itu, kegiatan ini juga diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan, serta mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini dimulai dengan kami selaku panitia dan selaku Ketua RT 02 lalu mengumpulkan para Ketua RT yang berada di RW 01 untuk mengumpulkan masyarakat sekitar agar melakukan bakti sosial bersama-sama,” tuturnya.

“Mulai dari membersihkan lingkungan-lingkungan sekitar dekat rumah-rumah warga sampai pada aliran sungai yang dipadati oleh sampah. Mayarakat dan anak-anak daerah setempat sangat antusias dalam menjalankan bakti sosial ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang ikut terjun langsung membantu dalam aksi membersihkan sampah ini. Dari kegiatan ini warga seakan tersadar bahwasanya lingkungan yang bersih itu menjadi impian semua warga dan menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak setempat,” paparnya.

Masih kata ia berharap,
“Dengan adanya kegiatan bakti sosial membersihkan sampah ini, diharapkan bahwa masyarakat akan senantiasa ikut serta dan berperan aktif dalam merawat dan menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat yang pihak-pihak lainnya untuk adanya upaya-upaya lebih lanjut dalam pengelolaan lingkungan yang bersih dengan menyediakan bak sampah, Karena kebersihahan merupakan tanggung jawab semua orang dan lingkungan yang bersih akan menjadi tempat ternyaman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Masih kat ketua RW 02 menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh warga Masyarakat RW 01 Desa Ngamprah.

“Terimaka kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan ikut serta dalam melancarkan kegairan bakti sosial ini yang sudah mau ikut terjun dalam membersihkan lingkungan. Melalui bakti sosial membersihkan sampah, marilah kita senantiasa memberikan kesadaran bagi semua masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman dengan selalu merawat dan menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.

Penulis: Asep yana.